Airmadidi, 16 April 2026 — Universitas Klabat melalui Fakultas Ilmu Komputer sukses menyelenggarakan Winner Announcement PROXOCORIS International Competition 2026 sebagai puncak dari rangkaian kompetisi internasional yang telah berlangsung.
Kegiatan ini mengangkat tema “Bridging Gaps: Code for Earth, Intelligence for Justice, and Sustainability for Shaping Tomorrow” yang berfokus pada upaya menjembatani kesenjangan global melalui pemanfaatan teknologi yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, keadilan sosial, serta kemanusiaan.
Berbagai subtema yang diangkat, seperti AI for Climate Justice and Social Resilience, Smart, Inclusive, and Sustainable Cities, hingga AI for Governance, Transparency, and Sustainable Justice, mencerminkan arah inovasi yang tidak hanya berfokus pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Klabat, Pdt. Edgar Tauran, M.Div., D.Miss, yang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mengembangkan teknologi yang bertanggung jawab dan berdampak.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal, Edy Victor Haryanto Sianturi, M.Kom., yang mengapresiasi penyelenggaraan PROXOCORIS sebagai ajang internasional yang mampu mendorong kolaborasi serta melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan global.
Ketua panitia PROXOCORIS 2026, Marcelo Ralfi Poluakan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa PROXOCORIS menjadi wadah bagi generasi muda untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga berdampak nyata.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, lahir inovasi-inovasi yang mampu menjawab tantangan global serta memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan dan keadilan,” ujarnya.
Selain pengumuman pemenang, kegiatan ini juga menghadirkan sesi materi dari Prof. Andrew T. Liem, S.Si., MT., Ph.D Andrew Tanny Liem dengan topik “From Innovation to Impact: Bridging Technology, Justice, and Sustainability.”
Dalam pemaparannya, Prof. Andrew menekankan bahwa kecerdasan dalam teknologi harus diarahkan untuk menghasilkan dampak nyata. Ia menjelaskan bahwa inovasi tidak cukup berhenti pada ide atau pengembangan sistem, tetapi harus mampu diimplementasikan untuk menjawab permasalahan nyata di masyarakat.
Menurutnya, teknologi memiliki peran strategis dalam menjembatani kesenjangan sosial, meningkatkan transparansi, serta mendukung keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang mengintegrasikan kecerdasan teknologi dengan nilai keadilan dan kemanusiaan.
Melalui penyelenggaraan PROXOCORIS 2026, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Klabat menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan inovasi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masa depan yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan.