Smart Eco-Trap Hadir di SMA Advent Tanah Putih
Smart Eco-Trap menjadi sorotan utama dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Klabat (UNKLAB) di SMA Advent Tanah Putih, Kecamatan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, pada Rabu, 25 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Pertanian UNKLAB dalam memperkenalkan dunia pertanian modern kepada generasi muda, sekaligus menghadirkan inovasi ramah lingkungan melalui program unggulan bertajuk Smart Eco-Trap. Program ini dirancang sebagai media edukasi sekaligus solusi praktis dalam pengendalian hama yang aman dan berkelanjutan.
Melalui pendekatan edukatif, siswa diperkenalkan pada konsep pertanian berbasis teknologi dan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada kelestarian lingkungan.
Sinergi Dosen dan Mahasiswa dalam memperkenalkan Universitas Klabat
Dalam kegiatan tersebut, Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Rut Normasari, M.Si., bersama dosen Fakultas Pertanian Dr. Juniarny S. S. Waworuntu, S.P., M.B.A., serta Kepala K3 Stenly Kawuwung, S.Si., M.Si., turut hadir bersama lima mahasiswa Fakultas Pertanian UNKLAB.
Kehadiran pimpinan fakultas dan mahasiswa menjadi bentuk nyata kolaborasi akademik dalam memperkenalkan program studi sekaligus memperluas wawasan siswa mengenai peluang pendidikan di bidang pertanian.
Selain memperkenalkan inovasi Smart Eco-Trap, tim juga memaparkan berbagai program unggulan Fakultas Pertanian UNKLAB, termasuk kurikulum berbasis praktik, penelitian terapan, serta peluang karier di sektor agribisnis dan teknologi pertanian modern. Informasi lebih lanjut mengenai Universitas Klabat dapat diakses melalui situs resmi Universitas Klabat.
Smart Eco-Trap sebagai Solusi Pengendalian Hama Non-Sintetik
Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah pengenalan Smart Eco-Trap, yaitu perangkap hama berbasis non-sintetik yang dirancang sebagai solusi pengendalian hama yang lebih aman bagi lingkungan dan dapat diterapkan dalam skala sekolah maupun rumah tangga.
Inovasi ini menekankan pentingnya pendekatan pertanian berkelanjutan tanpa ketergantungan pada bahan kimia sintetis. Dalam praktiknya, Smart Eco-Trap memanfaatkan bahan ramah lingkungan yang tidak mencemari tanah maupun air, sehingga mendukung sistem pertanian yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Konsep ini sejalan dengan prinsip pertanian berkelanjutan yang banyak dikembangkan secara global, sebagaimana direkomendasikan dalam berbagai praktik sustainable agriculture di tingkat internasional.
Melalui demonstrasi langsung, siswa dapat memahami cara kerja perangkap tersebut, mulai dari pemasangan hingga manfaat ekologisnya. Pendekatan praktik ini membantu siswa melihat bahwa inovasi pertanian tidak selalu identik dengan teknologi mahal, tetapi dapat dimulai dari solusi sederhana yang berdampak besar.
Antusiasme Siswa terhadap Pertanian Modern
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif serta tanya jawab yang berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa menunjukkan ketertarikan terhadap konsep pengendalian hama ramah lingkungan serta prospek pengembangan pertanian modern di masa depan.
Banyak siswa yang aktif mengajukan pertanyaan seputar efektivitas Smart Eco-Trap, peluang studi di Fakultas Pertanian UNKLAB, hingga tantangan pertanian di era digital. Diskusi ini memperlihatkan bahwa generasi muda memiliki minat yang tinggi terhadap isu lingkungan dan ketahanan pangan.
Kegiatan promosi ini juga menjadi sarana membangun kesadaran bahwa sektor pertanian tidak lagi dipandang sebagai bidang konvensional, melainkan sebagai sektor strategis yang memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, manajemen, dan inovasi.
Komitmen Fakultas Pertanian UNKLAB untuk Generasi Muda
Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian UNKLAB berharap dapat membuka wawasan generasi muda mengenai pentingnya inovasi di bidang pertanian serta menginspirasi mereka untuk menjadi bagian dari solusi dalam menjawab tantangan pangan dan lingkungan.
Smart Eco-Trap bukan hanya sebuah alat pengendalian hama, tetapi juga simbol perubahan paradigma menuju pertanian yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Edukasi sejak tingkat sekolah menengah menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang peduli terhadap lingkungan.
Ke depan, Fakultas Pertanian UNKLAB berkomitmen untuk terus mengembangkan program pengabdian masyarakat dan inovasi berbasis riset yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas, khususnya di wilayah Minahasa Utara dan sekitarnya.
Baca Berita sebelumnya: