
Dalam upaya mendukung peningkatan mutu dan relevansi pendidikan tinggi, Universitas Klabat turut mengambil bagian penuh dalam Workshop Pengembangan Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XVI pada 21–22 Agustus 2025 di Auditorium Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara.
UNKLAB menegaskan komitmennya terhadap transformasi kurikulum dengan menghadirkan seluruh Dekan dari berbagai fakultas serta Ketua Program Studi (Kaprodi). Kehadiran pimpinan akademik inti ini menjadi bukti keseriusan universitas dalam memastikan bahwa setiap elemen akademik bergerak selaras menuju standar mutu pendidikan yang lebih tinggi dan relevan dengan kebutuhan industri maupun masyarakat.
Kepala LLDikti Wilayah XVI, Munawir Sadzali Razak, S.IP, M.A, dalam arahannya menekankan bahwa adopsi OBE merupakan sebuah keniscayaan bagi perguruan tinggi. Hal ini sejalan dengan visi UNKLAB yang menempatkan kualitas lulusan sebagai prioritas utama. Dengan model OBE, kurikulum tidak lagi sekadar menekankan proses pembelajaran, melainkan lebih jauh mengarahkan pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang jelas, terukur, dan berdampak nyata.
Workshop yang juga menghadirkan pakar pendidikan, Prof. Cartono dari Universitas Pasundan, memberikan pemahaman mendalam mengenai pergeseran paradigma pendidikan tinggi, dari teacher-centered menuju student-centered learning. Dekan dan Kaprodi UNKLAB yang hadir menyambut materi ini dengan antusias, menyadari bahwa peran mereka sangat strategis dalam menerjemahkan konsep OBE menjadi kurikulum yang aplikatif di tingkat fakultas dan program studi.
Partisipasi penuh jajaran pimpinan akademik UNKLAB dalam kegiatan ini mencerminkan sebuah langkah nyata: membangun DNA akademik baru yang menempatkan mutu, relevansi, dan dampak sosial sebagai prioritas utama. Dengan demikian, kurikulum UNKLAB ke depan tidak hanya selaras dengan standar global, tetapi juga mampu menjawab tantangan dunia kerja dan memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat.