Universitas Klabat Gelar Focus Group Discussion (FGD) 2026 Bahas Riset Strategis Sulawesi Utara

Dosen, peneliti, dan narasumber mengikuti Focus Group Discussion penelitian di Fakultas Teknik Universitas Klabat.

Universitas Klabat melalui Fakultas Teknik Arsitektur menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema penelitian sebagai bagian dari komitmen dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas penelitian, serta mendorong kolaborasi akademik yang berdampak bagi pembangunan daerah, Pada Jumat, 17 July 2026 di Gedung Conference Room GK1. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, peneliti, serta sejumlah pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan perencanaan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Utara.

FGD ini menjadi forum ilmiah bagi para akademisi untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan merumuskan arah penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta tantangan pembangunan di tingkat regional. Melalui diskusi yang berlangsung secara interaktif, para peserta menyampaikan berbagai perspektif dan rekomendasi yang diharapkan dapat menghasilkan penelitian yang lebih terarah, kolaboratif, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam sesi pemaparan, para narasumber mempresentasikan hasil penelitian yang telah dilakukan sebagai dasar penyusunan agenda riset lanjutan. Narasumber yang hadir antara lain Dr. Ir. Hendrik Suriandjo, S.T., M.Si., Andrew Naranfde, S.T., M.Ars., Edwin A. Sekeon, S.T., M.Si., dan Marchel Tombeng, S.Kom., M.Sc.. Materi yang disampaikan mencakup berbagai isu strategis, seperti identifikasi parameter kota rendah karbon, inventarisasi emisi gas rumah kaca berbasis Smart Sustainable City di Kota Manado, karakteristik tipologi dan kriteria desain permukiman kawasan pesisir, pemanfaatan ruang di Koridor Ring Road I Kota Manado, serta faktor dan parameter keberlanjutan Smart City berbasis Internet of Things (IoT).

Melalui pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai berbagai peluang pengembangan riset yang dapat mendukung perencanaan wilayah, pengelolaan lingkungan, serta pembangunan kota yang berkelanjutan di Sulawesi Utara. Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu sebagai upaya menghasilkan penelitian yang mampu menjawab tantangan pembangunan secara komprehensif.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif dengan menghadirkan berbagai masukan dari para penanggap dan tamu undangan. Hadir dalam kegiatan ini Jani N. Lukas, S.Pi., M.Si., selaku Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulawesi Utara, Prof. Ronny Walean, MBA, Ph.D. selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Klabat, Ir. Cynthia E. V. Wuisang, S.T., M.Urb.Hab.Mgt., Ph.D. selaku Ketua Program Studi Magister Arsitektur Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi, Dr. Ir. Herman M. Koessoy, S.T., M.Si. sebagai ahli tata ruang, Tim Penyusunan Revisi RTRW Provinsi Sulawesi Utara, serta para dosen dan peserta FGD.

Berbagai tanggapan dan rekomendasi yang disampaikan dalam forum tersebut memperkaya pembahasan sekaligus menjadi masukan penting dalam penyempurnaan rencana penelitian. Hasil FGD diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan berbagai penelitian yang akan dilaksanakan di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Utara sebagai bentuk kontribusi Universitas Klabat dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi.

Melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion ini, Universitas Klabat menegaskan komitmennya untuk terus menghasilkan penelitian yang unggul, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi antara akademisi, pemerintah, dan para pemangku kepentingan diharapkan mampu melahirkan karya-karya ilmiah yang tidak hanya memperkaya perkembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Utara.

Baca Berita sebelumnya:

Enam Siswa SD UNKLAB Lolos Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kabupaten 2026