AIRMADIDI, 25 Mei 2026 — Universitas Klabat resmi memulai pelaksanaan sepuluh penelitian yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026. Penandatanganan kontrak yang digelar di Conference Room Gedung Administrasi Universitas Klabat pada Senin (25/5) menandai komitmen institusi dalam memperkuat budaya riset yang berdampak bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ini dihadiri pimpinan universitas, termasuk Rektor Prof. Danny I. Rantung, MBA, Ph.D., dan Wakil Rektor Bidang Akademis Prof. Ronny H. Walean, MBA, Ph.D. Turut hadir para dekan: Stenly Richard Pungus, MT, MM, Ph.D. (Fakultas Ilmu Komputer), Dr. Elvis R. Sumanti, M.F.M. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Nova L. Langingi, MSN, Ph.D. (Fakultas Keperawatan), serta Edwin Sekeon, M.Si. (Fakultas Teknik), bersama para ketua dan anggota penerima hibah.
Sepuluh Proposal Lintas Disiplin Ilmu
Kesepuluh proposal yang berhasil memperoleh pendanaan nasional melalui sistem BIMA ini berasal dari berbagai disiplin ilmu. Keragaman topik tersebut mencerminkan penguatan kapasitas riset lintas fakultas di Universitas Klabat sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi lainnya.
Penelitian tersebut terbagi dalam tiga skema, yaitu Penelitian Dosen Pemula (PDP), Penelitian Fundamental Reguler (PFR), dan Penelitian Tesis Magister (PTM). Skema PDP terdiri atas tiga penelitian yang masing-masing diketuai oleh John Andrew Osborne Narande (Fakultas Teknik, Arsitektur), George Morris William Tangka (Fakultas Ilmu Komputer, Sistem Informasi), dan Edwin Aldrin Sekeon (Fakultas Teknik, Arsitektur). Skema PFR mencakup lima penelitian yang masing-masing diketuai oleh Marchel Thimoty Tombeng (Teknologi Informasi), Ferdy Lainsamputty (Ilmu Keperawatan), Debby Erce Sondakh (Informatika), Danny Ivan Rantung (Magister Manajemen), dan Hendrik Suryo Suriandjo (Arsitektur). Sementara itu, skema PTM mencakup dua penelitian yang diketuai oleh Deske Wenske Mandagi (Magister Manajemen).
“Bukan Akhir, Tapi Awal Tanggung Jawab Akademik”
Bagi Universitas Klabat, momen ini bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah komitmen institusional untuk memastikan setiap penelitian dilaksanakan secara bertanggung jawab, terukur, dan berorientasi pada dampak nyata.
“Penandatanganan kontrak ini bukan akhir dari proses seleksi, tetapi awal dari pelaksanaan program riset,” tegas Kepala LPPM Universitas Klabat Debby E. Sondakh, S.Kom., MT, Ph.D. “Pendanaan yang diterima membawa tanggung jawab untuk menghasilkan riset yang dilaksanakan dengan integritas, dikelola secara akuntabel, dan menghasilkan luaran yang bermutu serta berdampak.”
Debby menambahkan bahwa LPPM berkomitmen mendampingi para peneliti sepanjang siklus penelitian—dari eksekusi lapangan hingga diseminasi hasil.
Memperkuat Budaya Akademik, Menghasilkan Dampak Nyata
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademis Prof. Ronny H. Walean menekankan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari strategi universitas dalam mengembangkan kualitas akademik jangka panjang.
“Pencapaian ini menunjukkan bahwa Universitas Klabat terus memperkuat budaya akademik dan kapasitas risetnya,” ujar Prof. Walean. “Penelitian tidak hanya menjadi indikator produktivitas dosen, tetapi juga sarana universitas untuk menghasilkan pengetahuan, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.”
Ia berharap kesepuluh penelitian yang didanai tahun ini dapat menghasilkan luaran berkualitas—baik publikasi ilmiah, hak kekayaan intelektual, maupun rekomendasi kebijakan—serta memberi dampak berkelanjutan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Langkah Strategis Menuju Riset Berdampak
Melalui kegiatan ini, Universitas Klabat menegaskan posisinya sebagai institusi yang serius dalam mengembangkan penelitian berdampak. Kesepuluh penelitian yang memasuki tahap implementasi merupakan bagian dari capaian pendanaan riset nasional Universitas Klabat Tahun 2026 yang telah diumumkan sebelumnya.
Dengan pendampingan intensif dari LPPM, para peneliti diharapkan menjaga integritas akademik, memenuhi seluruh tahapan pelaksanaan, dan menghasilkan kontribusi ilmiah yang relevan—tidak hanya bagi pengembangan disiplin ilmu masing-masing, tetapi juga bagi pembangunan nasional.
Universitas Klabat pun berkomitmen terus memperkuat jejaring kolaborasi riset, meningkatkan kualitas luaran penelitian, serta memastikan setiap investasi publik di bidang riset memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Baca Berita sebelumnya: