Bina Desa 2026 BEM FEB UNKLAB sukses dilaksanakan di Desa Teep Warisa, Minahasa Utara pada tanggal 15–17 Mei 2026 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa dan warga desa. Kegiatan yang diselenggarakan oleh BEM FEB UNKLAB ini menghadirkan berbagai program sosial, pelayanan kesehatan, kegiatan kerohanian, hingga malam keakraban bersama masyarakat setempat.
Sebelum kegiatan resmi dimulai, beberapa anggota panitia telah tiba lebih awal pada Kamis, 14 Mei 2026 untuk melakukan pengecekan lokasi dan mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan. Persiapan tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar selama tiga hari pelaksanaan kegiatan Bina Desa 2026.
Pada hari pertama, Jumat, 15 Mei 2026, seluruh anggota BEM FEB UNKLAB tiba di Desa Teep Warisa dan disambut dengan hangat oleh masyarakat setempat. Setelah seluruh peserta berkumpul, kegiatan diawali dengan doa pembukaan bersama sebagai bentuk ucapan syukur atas perjalanan yang telah dilalui. Suasana kebersamaan langsung terasa sejak awal kegiatan berlangsung.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Charity Cleaning yang melibatkan seluruh peserta bersama masyarakat desa untuk membersihkan lingkungan sekitar. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap kebersihan lingkungan sekaligus membangun semangat gotong royong bersama warga Desa Teep Warisa. Setelah kegiatan kebersihan selesai, seluruh anggota dibagi ke rumah tinggal sementara yang telah disiapkan selama kegiatan berlangsung.
Menjelang malam hari, peserta mengikuti ibadah buka Sabat bersama jemaat Gereja Advent Teep. Ibadah berlangsung dengan penuh sukacita dan menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan antara mahasiswa, jemaat gereja, dan masyarakat desa.
Pada hari kedua, Sabtu, 16 Mei 2026, kegiatan dimulai dengan doa subuh bersama yang kemudian dilanjutkan dengan ibadah Sabat bersama jemaat Gereja Advent Teep. Ibadah dipimpin oleh Sir Kenneth Sahetapy selaku Advisor BEM FEB UNKLAB 2026. Melalui ibadah tersebut, peserta diajak untuk memperkuat nilai spiritualitas, pelayanan, dan kebersamaan selama mengikuti kegiatan Bina Desa 2026.
Setelah ibadah selesai, BEM FEB UNKLAB melaksanakan Charity Clinic berupa pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Teep Warisa. Kegiatan pelayanan kesehatan ini didukung oleh beberapa Dosen dan Perawat dari Fakultas Ilmu Keperawatan yang turut membantu proses pemeriksaan kesehatan warga. Kehadiran pelayanan kesehatan gratis ini mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan manfaat langsung bagi warga desa.
Pada sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah Pemuda Advent (PA) yang sekaligus menjadi ibadah tutup Sabat bersama jemaat dan peserta kegiatan. Suasana ibadah berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan nilai persaudaraan yang terjalin selama kegiatan berlangsung.
Memasuki malam hari, seluruh peserta mengikuti kegiatan Malam Keakraban (Makrab) bersama anak muda Desa Teep. Dalam kegiatan tersebut, peserta saling memperkenalkan diri, membangun relasi yang lebih dekat, serta mengikuti berbagai permainan dan aktivitas kebersamaan dengan penuh antusias. Kegiatan Makrab menjadi salah satu momen yang mempererat hubungan persahabatan antara mahasiswa dan masyarakat desa.
Pada hari terakhir, Minggu, 17 Mei 2026, anggota BEM FEB UNKLAB berkunjung dan mengikuti ibadah di gereja GMIM dan GPDI yang berada di Desa Teep sebagai bentuk penghormatan serta upaya mempererat hubungan dengan seluruh masyarakat dan jemaat setempat tanpa membedakan latar belakang gereja.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, dilaksanakan penyerahan apresiasi dan sertifikat kepada Ketua Jemaat Gereja Advent Teep oleh Ketua BEM FEB UNKLAB 2026 serta penyerahan apresiasi kepada Kepala Desa Teep Warisa oleh Ketua Panitia Bina Desa 2026. Selain itu, Sir Kenneth Sahetapy selaku Advisor BEM FEB UNKLAB 2026 turut menyerahkan piagam penghargaan kepada Ketua Jemaat sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh anggota BEM FEB UNKLAB, jemaat gereja, dan masyarakat yang hadir. Seluruh peserta kemudian kembali pulang dengan selamat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Teep Warisa.
Melalui kegiatan Bina Desa 2026 ini, BEM FEB UNKLAB berharap nilai pelayanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial dapat terus terjaga serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Teep Warisa dan seluruh peserta yang terlibat.
Baca Berita sebelumnya:
Langkah Baru UNKLAB 2026: MoU Bersama Dinas Kesehatan SULUT untuk Fakultas Kedokteran
Universitas Klabat (UNKLAB) kembali menghadirkan langkah progresif di tahun 2026 melalui penandatanganan perjanjian kerja sama bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam pengembangan Fakultas Kedokteran UNKLAB sekaligus memperkuat komitmen institusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan kesehatan di Sulawesi Utara.
Kegiatan bertajuk “Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Universitas Klabat dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara” berlangsung dalam suasana akademik yang profesional, kolaboratif, dan penuh semangat transformasi pendidikan. Momentum ini menunjukkan komitmen UNKLAB dalam membangun ekosistem pendidikan kesehatan yang relevan dengan kebutuhan generasi masa kini serta perkembangan dunia medis modern.
Acara dibuka melalui doa pembukaan yang dipimpin oleh Prof. Ronny H. Walean, BBA., MBA., PhD selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Klabat, Prof. Danny I. Rantung, S.E., MBA., PhD, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan Fakultas Kedokteran UNKLAB sebagai pusat pendidikan kesehatan yang unggul, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Beliau juga menegaskan bahwa pengembangan Fakultas Kedokteran bukan hanya sekadar penambahan program studi baru, tetapi merupakan investasi jangka panjang universitas dalam menghasilkan tenaga medis profesional yang mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di era globalisasi dan transformasi digital.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, Dr. dr. Rima F. Lolong, M.Kes, memberikan apresiasi terhadap inisiatif UNKLAB dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan sektor pelayanan kesehatan daerah. Menurut beliau, kolaborasi seperti ini memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan di Sulawesi Utara.
Prosesi penandatanganan perjanjian kerja sama menjadi inti kegiatan yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai peluang pengembangan akademik, dukungan fasilitas kesehatan, serta implementasi pendidikan kedokteran yang berkelanjutan di lingkungan Universitas Klabat.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dan Universitas Klabat sebagai bentuk dukungan terhadap pembukaan Fakultas Kedokteran UNKLAB.
Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara
- Dr. dr. Rima F. Lolong, M.Kes — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut
- Ibu Loura E. Mengko, S.Si., M.Si — Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK)
- dr. Linda A. Matali — Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan
Perwakilan Universitas Klabat
- Prof. Danny I. Rantung, S.E., MBA., PhD — Rektor Universitas Klabat
- Prof. Ronny H. Walean, BBA., MBA., PhD — Wakil Rektor I Bidang Akademik
- Brain P. Kaparang, S.E., M.M — Wakil Rektor II Bidang Keuangan
- Edgar W. Tauran, S.Th., MDiv., DMiss — Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan
- Tim Pembukaan Program Studi Kedokteran UNKLAB
Nuansa kolaboratif semakin terasa melalui sesi pemberian cendera mata sebagai simbol penghargaan dan komitmen bersama dalam membangun kemitraan jangka panjang. Acara kemudian ditutup melalui doa penutup oleh Pdt. Edgar W. Tauran, S.Th., MDiv., DMiss, selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh hadirin.
Langkah Baru UNKLAB 2026 melalui MoU bersama Dinas Kesehatan Sulut untuk pembukaan Fakultas Kedokteran menunjukkan bahwa transformasi pendidikan tinggi tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pada kesiapan membangun kolaborasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Kehadiran Fakultas Kedokteran UNKLAB diharapkan mampu menjadi ruang lahirnya tenaga kesehatan profesional, adaptif, dan siap bersaing secara global.
Melalui kerja sama ini, UNKLAB kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang terus berkembang, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan masyarakat melalui pendidikan berkelanjutan.
Baca Berita sebelumnya: