Akademik

Download:

Informasi akademik umum dibuku panduan

Buku peraturan kehidupan mahasiswa di dalam dan sekitar kampus

 

Matakuliah

Mata kuliah, sebagai salah satu unit terkecil dari sebuah program studi, adalah serangkaian satuan pelajaran dari suatu bidang studi. Itu adalah rambu-rambu yang harus dilewati seorang mahasiswa dalam melengakapi tuntutan suatu program studi.

Bobot Matakuliah

Setiap mata kuliah diberikan jumlah bobot Satuan Kredit Semester (SKS) sesuai dengan sifat dan luasnya masingmasing mata kuliah itu sehubungan dengan jumlah waktu atau jam yang diperlukan untuk memperlajari mata kuliah tersebut. Mata kuliah yang mendapat bobot 1 (satu) SKS artinya dari segi pembelajaran, mata kuliah itu mempunyai satu (1) kali lima puluh (50) menit tatap-muka setiap minggu ditambah dengan satu (1) jam praktek/latihan dan satu jam tugas bacaan/persiapan untuk mahasiswa setiap minggu. Mata kuliah yang mendapat bobot dua (2) SKS artinya dalam segi pembelajaran, mata kuliah itu mempunyai dua (2) kali lima puluh (50) menit tatap-muka setiap minggu ditambah dengan dua (2) jam praktek/latihan dan dua (2) jam tugas bacaan/persiapan untuk mahasiswa setiap minggu. Mata kuliah yang mendapat bobot tiga (3) SKS artinya dalam segi pembelajaran, mata kuliah itu mempunyai tiga (3) kali lima puluh (50) menit tatap-muka setiap minggu ditambah dengan tiga (3) jam praktek/latihan dan tiga (3) jam tugas bacan/persiapan untuk mahasiswa seiap minggu.

Maksimum SKS per Semester. Sesuai kurikulum resmi seorang mahasiswa yang diizinkan mengambil mata kuliah dengan maksimum dua puluh dua (22) SKS dalam semester biasa dan maksimum enam (6) SKS dalam semester padat. Lebih daripada itu diizinkan, apabila mahasiswa mendapat indeks prestasi rata-rata minimal sebesar 3.00 atau dengan permohonan yang disampaikan kepada dan disetujui oleh Komite Standar Akademik. Mahasiswa yang hanya mendapat Indeks prestasi rata-rata di bawah 3.00 hanya diizinkan mengambil maksimum delapan belas (18) SKS untuk semester biasa dan tiga (3) SKS untuk semester padat Mahasiswa, yang indeks Prestasinya tidak mencapai tuntutan minimum, tidak diperkenankan untuk mengambil mata kuliah dengan jumlah SKS maksimum sampai nilai rata-rata Indeks Prestasinya diperbaiki dan mencapai atau melampaui jumlah tuntutan minimum. Semua ini dipantau oleh Ketua Jurusan program studi.

Pada minggu terakhir semester biasa atau pada hari terakhir semester padat dijadwalkan ujian semester untuk setiap mata kuliah. Mahasiswa diizinkan mengikuti ujian semester apabila sudah menyelesaikan semua tuntutan sekolah termasuk pembayaran uang sekolah, yang diselesaikan di Kantor Keuangan, dan berkelakuan baik, yang diselesaikan di Kantor Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan.

Sistem Nilai Indeks Prestasi

Nilai dan Bobot.Wewenang untuk menentukan nilai berada pada dosen mata kuliah bersangkutan. Prestasi belajar mahasiswa dinyatakan dengan nilai dalam bentuk angka satu sampai seratus dengan sinkronisasi dalam bentuk huruf F, D, C, B, atau A sebagai berikut :

Nilai dan Bobot

Nilai dan Bobot
Nilai Angka Huruf Nilai Bobot
91 - 100 A 4.0
85 - 90 A- 3.67
82 - 84 B+ 3.33
78 - 81 B 3.0
75 - 77 B- 2.67
70 - 74 C+ 2.33
67 - 69 C 2.0
60 - 66 C- 1.67
40 - 59 D 1.0
0 - 39 F 0

Indeks Prestasi atau grade-point average (GPA) ialah angka rata-rata bobot nilai yang diperoleh per SKS dalam semua mata kuliah.

Menghitung Indeks Prestasi

Indeks Prestasi per semester mahasiswa dapat dihitung sebagai berikut :

  1. Kalikan jumlah SKS dengan bobot nilai yang berpadanan nilai huruf yang diperoleh.
  2. Jumlahkan semua bobot nilai yang diperoleh dalam semua mata kuliah.
  3. Bagi jumlah bobot nilai dengan jumlah SKS

Akreditasi

Universitas Klabat diakreditasi oleh dua Badan Akreditasi :

  • AAA (Adventist Accreditation Association) Badan Akreditasi Advent sedunia.
  • BAN (Badan Akreditasi Nasional) BAN