| SA/SC Fekon sebagai satu-satunya organisasi mahasiswa yang bernaung dibawah Fakultas Ekonomi Universitas Klabat merancang suatu kegiatan aktif dan kreatif dengan nama “Business Week”. Kegiatan ini merupakan terobosan baru sekaligus selebrasi Dies Natalis Universitas Klabat yang ke-44, dimana didalam kegiatan tersebut menggagas dan melaksanakan berbagai kegiatan pengemabangan kreativitas dan kompetensi mahasiswa diantaranya, seminar, workshop, apresiasi seni dan budaya, lomba mading, dan tidak kalah pentingnya yaitu social responsibility yang menyangkut aspek spiritual. Ide kreatif ini muncul atas dasar pemikiran dimana kegiatan-kegiatan yang dilakukan di tahun-tahun yang lalu dinilai sudah tidak menarik lagi dan monoton. “Business Week” tidak hanya melibatkan seluruh mahasiswa dan dosen Fakultas Ekonomi, melainkan seluruh stakeholders Universitas Klabat seperti pemerintah, masyarakat sekitar, calon mahasiswa (siswa-siswi SMA), orang tua mahasiswa, bahkan sampai alumni yang ada. Klabat, beberapa tamu penting, dosen dan staff, mahasiswa-mahasiswi, sponsor dan para tamu. Tema kegiatan “Busines Week” kali ini adalah “C.A.S.E” (Creative, Attractive, Spiritual, Educative). Kegiatan ini sudah berlangsung selama 1 minggu dari tanggal 12 Oktober sampai 17 Oktober 2009 yang telah diadakan di beberapa tempat di Universitas Klabat, seperti Sport Hall, Fern Wallace Cafetaria, dan Gedung Kuliah lantai 4. Adapun kegiatan yang sudah dilaksanakan yaitu, pada hari senin tanggal 12 Oktober 2009 merupakan acara pembukaan “Culture and Social Gathering Night”. Acara ini sangat menarik,menghibur, dan spektakuler. Tercatat 9 social club dan beberapa choir Unklab yang turut serta meramaikan acara ini, diantaranya adalah Matuariwaya Social Club (Minahasa), Batavia Social Club (Jawa), Papua Social Club (Papua), Batak Social Club (Batak), Ambon Social Club (Ambon), Toratan Social Club (Ratahan), Borneo Social Club (Kalimantan), Toraja Social Club (Toraja), dan Timika SocialClub (Timika), The TOT Choir, The Unklab Fekon Choir dan The Unklab Choir. Sungguh sangat menarik,karena di acara ini, bukan saja melibatkan para mahasiswa, tetapi para dosen Unklab pun turut meramaikan suasana dalam segment Teacher’s Talent. Koordinator acara ini, Natasha Nangoy sangat puas dengan suksesnya acara pembukaan ini, kata Tasha, tidak sia-sia persiapan-persiapan yang sudah dilakukan sebelumnya, kekompakan tim menjadi salah satu tolak ukur kesuksesan acara ini. Hari selasa tanggal 13 Oktober 2009, telah diadakan Multiple Speaker Seminar oleh Reynald Kasali dengan tema Entrepreneurship. Para mahasiswa yang hadir ± 1250an orang. Hari rabu tanggal 14 Oktober 2009, Forum Pengembangan Manajemen Keuangan Petani Minut. Acara ini,mengundang para petani-petani di sekitar wilayah Unklab (7 kecamatan) untuk mengikuti seminar/sosialisasi. Mereka mendapat pemaparan dari Bank BRI dan dinas pengembangan. ± 450 orang plus tamu-tamu yang hadir. Hari Kamis tanggal 15 Oktober 2009, Seminar dan Simulasi Pasar Modal dan Lomba Mading antar-SMA. Perlu diketahui, untuk peserta lomba madding berjumlah 19 SMA, diantaranya adalah SMA Kr.2 Tomohon, SMA Kosgoro Tomohon, SMA Kat. St. Familia, SMA Kr.1 Tomohon, SMA Lokon Tomohon, SMA 1 Manado, SMA 2 Manado, SMA 9 Manado, SMA 9 Binsus Manado, SMA Kat. Donbosco Manado, SMA Eben Heazer Manado, SMA Klabat Manado, SMA&SMK Pioneer Manado, SMA 1 Airmadidi, SMA 2 Bitung, SLA Tompaso, SMA Labor Unklab, SMA Advent Kaima, dan SMA 1 Kawangkoan. Pagi harinya mereka memasukan madding yang sudah selesai dari sekolah masing-masing dan memasukannya ke Unklab, kemudian lanjut dengan seminar, dan setelah break makan siang, dilanjutkan dengan acara simulasi pasar modal. 5 besar lomba madding ialah juara 1 dari SMA Kr. 1 Tomohon, juara 2 dari SMA Lokon Tomohon, Juara 3 dari SMA 9 Binsus, Juara 4 dari SMA Kr.2 Tomohon, dan juara 5 dari SMK Smart Pioneer. Rangkaian kegiatan “Business Week” ini ditutup pada hari sabtu tanggal 17 Oktober 2009 dengan acara Spiritual Event dan Bakti Sosial. Intinya, kegiatan ini merupakan suatu kegiatan yang sangat menarik, berkelas, dan berpendidikan yang rugi kalalu dilewatkan. “sayang apabila dilewatkan”, kata ketua SA/SC Fekon Unklab.
|